Selasa, 16 Desember 2008

MenCoba Menata Hati

Menapaki jalan sendiri walau berat begitu berat tapi aku terus berusaha untuk berjalan dan mengangkat kepalaku untuk menandakan bahwa aku baik-baik saja. Sejuta senyuman palsu ternyata tak jua tuk mengobati sedikit luka yang lama bersemayam di palung hati.

Setiap aku merasa kehilangan
Aku selalu berusaha mencari
Apa arti Cinta itu sebenarnya?
Mengapa datang dan pergi begitu saja?
Ya Allah tuntunlah hati hamba
Tuk menuju CiNta_Mu yang penuh Rahmat

Apakah aku terlalu mendramatisir dalam menghadapi kenyataan hidup yang belum sepenuhnya aku siap menghadapinya. Ataukah memang terlalu sakit yang aku rasakan akan kepergiannya. Semua di luar kemampuanku untuk mengetahui lebih awal kalau semua ini bakalan terjadi. Seandainya manusia diberi kelebihan untuk bisa mengetahui sebelumnya mungkin penyesalan tidak akan ada di dunia ini. Kita akan lebih berhati-hati dalam bertindak. Lagi, lagi kita hanya manusia biasa jauh dari kesempurnaan.

Setelah dia pergi mengapa hati ini baru menyadari ternyata dia telah mempunyai peran besar di dalam kehidupanku. Tanpa kusadari juga bahwa hati ini telah tulus mencintainya. Penyesalan ini tak ada artinya apa2. Semuanya sudah terlambat memang. Keputusan itu telah aku ambil dan aku harus bertanggung jawab terhadap keputusanku itu.

Semburat wajahmu
Kian Menghilang
Membiaskan sejuta lara
Asa dan Harapan telah musnah
Bersama Jiwa itu yang telah
Terasuki oleh Cinta yang lain

Dimanakah kan kucari jiwa itu
Ingin sekali kugapai kembali
Namun sulit kiranya
Bila aku menyentuhnya lagi

Cinta Aku rindu..

Sejenak hati ini
Kerap merapuh
Tatkala kenangan itu terekam kembali
Di antara bilik-bilik jantungku
Perih mendera jiwaku yang kian
Menuai siksaan batinku
Cinta memang tak pernah aku mengerti

Sejenak diamku
Mengartikan
Kesunyian yang tiada bertepi
Kapankah semua ini akan berakhir
Aku benar-benar lelah

Kini aku mencoba untuk menata hati kembali yang merapuh. Serpihan-serpihan hati dan jiwa kucoba kutata lagi untuk menjadi hati yang utuh hati yang penuh cinta dan harapan. Kutatap mata ini tuk selalu ke depan tanpa harus menoleh ke belakang kembali. Walaupun kenangan-kenangan itu sering kali menggelitik diantara rona-rona kehidupanku. Tak mudah memang untuk menghapus atau menghilangkan semua hal yang telah terlewati bersamanya. Tapi ternyata itu juga tidak perlu untuk menghapusnya apalagi untuk menghilangkannya karena kalau kita melupakannya kita tidak bisa merasakan manisnya cinta itu bersamanya. Biarkan sakit itu kita rasakan selamanya agar kita sedikit menghargai waktu indah bersamanya. Dan kita harus belajar dari tiap kegagalan "Belajar dari setiap Kegagalan sebagai jembatan menuju kesuksesan."

Orang-orang sukses
Selalu belajar dari setiap
Kegagalannya
Dengan sikap yang rendah hati
Dan selalu haus akan wawasan baru
Fikiran yang luas
Berawal dari keterbukaan diri
Untuk mempelajari hal-hal baru dalam dirinya

Orang-orang sukses
Selalu menerima tantangan
Yang Ada di hadapannya
Karena ia yakin bahwa
Ia pasti MENANG!!
Karena semua kembali pada sebuah sikap
Sikap positif dalam berusaha // Super Crowne

Kini hanya kepasrahan yang ada. Mencoba kembali menerima apa yang menjadi kehendak_Nya. Dibalik semua itu ada rahasia terbesar_Nya. Karena Segala sesuatu yang anggap kita baik belum tentu baik di hadapan_Nya. Direnungi sedalam-dalamnya walaupun sampai detik ini pun aku belum menemukan jawabannya. Mungkin di sana telah tersimpan kebahagiaan yang hakiki buatku. Cinta sejati hanyalah datang dari_Nya.

Menelusuri makna cinta di hati
Yang terkadang aku tak mengerti
Arahnya pun tak jelas kemana?

Keinginan hati tuk meraihnya kembali
Tak ayal hanya impianku saja
Aku tak bisa meraihnya kembali

Begitukah CINTA??

Semakin kuatnya tertanam di palung hati
Dia semakin menjauh dan berpaling
Menyapa pun tidak
Bahkan kau menolehku saja kau muak!!

Kini Yang tersisa hanyalah sebuah
Kepasrahan kepada Ilahi
Yang pastinya akan terjawab nanti..


Cinta ibarat kupu-kupu
Makin kau kejar makin ia menghindar
Tapi bila kau biarkan ia terbang
Ia akan menghampirimu
Disaat kau tak menduganya
jadi Tenang-tenang saja
Jangan terburu-buru
Dan pilihlah yang terbaik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Your Comment, Please...!!!